|
Beberapa Mitos Seputar Kanker(0) Ada begitu banyak rumor saat ini seputar panyakit kanker yang sedang berkembang di masyarakat. Parahnya, rumor ini kadangkala tidak memiliki tingkat akurasi yang jelas efeknya banyak kecemasan di sebagian besar orang, misalnya, pemakaian deodoran disebut-sebut dapat menyebabkan kanker hingga penggunaan telepon seluler yang dapat meningkatkan risiko timbulnya kanker otak. Agar masyarakat terhindar dari persepsi yang keliru seputar kanker, berikut ini beberapa mitos dan fakta populer terkait kanker yang berkembang di masyarakat: 1. Mitos: Kanker menular Fakta: orang yang memiliki kondisi badan yang sehat tidak akan tertular kanker melalui kontak fisik atau menghirup udara yang sama. Kanker dapat terjadi kalau seseorang melakukan transplantasi organ dari orang dengan kanker. 2. Mitos: pewarna rambut menyebabkan kanker otak Fakta: Di masyarakat banyak pendapat spekulasi mengenai hubungan antara pemakain pewarna rambut dengan kanker otak. Tapi itu hanyalah salah satu mitos seputar kanker. Berdasarkan penelitian kesehatan walau ada risiko terkena paparan zat karsinogenik di tempat kerja, pewarna rambut tidak akan berefek berbahaya terhadap manusia. 3 Mitos: Kanker mengakibatkan rambut rontok Fakta: Pendapat ini benar-benar tidak relevan. Rambut rontok merupakan efek dari terapi kesehatan pengobatan kanker misalnya kemoterapi dan radiasi bukan karena penyakit kanker. 4. Mitos: Kanker dapat diturunkan Fakta: Mungkin anda sering mendapati ada beberapa anggota dalam sebuah keluarga yang terkena kanker. Tidak mengherankan karena kanker adalah penyakit yang umum. Adanya anggota yang berbeda dalam sebuah keluarga terkena kanker mungkin terpapar merokok yang dapat memicu kanker. |
|
Olahraga Dapat Membuat Anda Lebih Cerdas(0) Berdasarkan penelitian kesehatan terbaru, terungkap jika olahraga dapat membuat seseorang lebih cerdas, dibandingkan dengan mereka yang jarang berolahraga Dalam berbagai penelitian yang sudah dilakukan sebelumnya, sebenarnya sudah diketahui jika untuk meningkatkan level kebugaran dapat membuat otot-otot tubuh lebih tahan terhadap rasa capek. teknik yang bisa dilakukan adalah dengan meningkatkan produksi ofmitochondria, yaitu struktur di dalam sel-sel yang memproduksi energi bagi tubuh. Saat ini, tim peneliti dari University of South Carolina memperoleh fakta terbaru jika latihan yang memakai treadmill ternyata juga dapat meningkatkan kekuatan otak, berefek pada kemampuan bekerja yang lebih cepat dan juga lebih efisien. “Bukti dapat terkumpul dengan cepat jika olahraga dapat menjaga otak tetap awet muda,” kata pemimpin studi ini, Dr Mark Davis. Olahraga tidak hanya bermanfaat bagi mereka yang tingkat kesehatan nya masih dalam keadaan prima. Dalam jangka panjang, olahraga dapat menciptakan penampung mitochondria yang luas di dalam otak juga dapat membangun penyangga untuk masalah otak seperti Alzheimer. Anda tidak harus berpikir atau membayangkan jika olahraga dengan sistem program yang disusun terpadu, melibatkan latihan kekuatan atau daya tahan. Dengan melakukan kegiatan jogging yang cukup sederhana selama 30 menit saja ternyata juga berguna untuk menaikkan kekuatan otak, dan meningkatkan kualitas sinyal yang terjadi di antara sel-sel otak. |
Contacts and information
|
Social networks |
Most popular categories |